dari tanah liat
berwarna coklat
seandainya bernafas
itu pun pemberian
karunia Ilahi
Apa yang kupunya ?
semua karunia,
siapalah aku ?
sejenis rumput
bergoyang dihembus angin
sebentar kering dan mati
Aku hanya sebuah wajah
mewarisi ketiadaan
sebentar bergaduh
sebentar pula menguap
bagai asap
menghilang dalam badai angin
siapalah aku
hanya sebuah wajah
sebentar diingat
lalu lupa selamanya
wajah yang sebentar mengerut
bagai bunga yang layu
0 komentar
Posting Komentar